TULISAN

MAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA

Sabtu, 26 Oktober 2013

peer to peer


Cara Membuat Jaringan Peer to Peer

 

Membuat Jaringan Komputer Peer To Peer

 

Jaringan komputer Peer to Peer (PC to PC) adalah jaringan komputer yang hanya menghubungkan dua komputer dimana kedua komputer bisa menjadi server maupun client, jadi tidak ada perbedaan antara client dan server. Dalam pemasangan Jaringan Peer to Peer anda tidak perlu memakai hub karena dalam tipe jaringan dua komputer (PC to PC) ini dapat langsung dihubungkan dengan 1 kabel UTP. 

Sebagai catatan untuk membuat jaringan komputer peer to peer kabel UTP yang dibuat harus dengan Crossover / Crossline karena jika menggunakan Straight Through kabel LAN dianggap tidak terkoneksi (a network cable is unplugged) kecuali jika Ethernet atau LAN Card yang anda gunakan sudah support dengan straight through. 

Untuk membuat kabel jaringan Crossover / Crossline sebagai berikut

Siapkan senjata yang dibutuhkan 

a. Kabel UTP

 

utp2 Membuat Jaringan Komputer Peer To Peer

b. Konektor RJ-45

 

rj45 Membuat Jaringan Komputer Peer To Peer

c. Crimping Tool

 

crimping Membuat Jaringan Komputer Peer To Peer

d. LAN Tester

 

lantester Membuat Jaringan Komputer Peer To Peer

Perlu agan 2 ketahui bahwa kabel UTP memiliki 4 pasang kabel kecil di dalamnya yang memiliki warna berbeda. 4 pasang kabel itu adalah :

Pasangan 1 : Putih/Biru dan Biru,
Pasangan 2 : Putih/Oranye dan Orange,
Pasangan 3 : Putih/Hijau dan Hijau,
Pasangan 4 : Putih/Coklat dan Coklat

Proses pembuatan :

crossover2p Membuat Jaringan Komputer Peer To Peer

Urutan pemasangan : Salah satu sisi kabel dibuat sesuai dengan standar “Straight Through”, sedangkan sisi kabel lainnya, dilakukan “Cross-Over”, yaitu :
Pin 1 : Putih/Hijau
Pin 2 : Hijau
Pin 3 : Putih/Oranye
Pin 4 : Biru
Pin 5 : Putih/Biru
Pin 6 : Oranye
Pin 7 : Putih/Coklat
Pin 8 : Coklat

 

Langkah-langkah pemasangan kabel UTP pada konektor RJ45 :
1. Kupas jaket dari kabel UTP dengan menggunakan crimping tool atau alat pengupas kabel khusus.

crimpingtool Membuat Jaringan Komputer Peer To Peer

2. Pisahkan empat lilitan kabel UTP menjadi delapan bagian, setelah itu luruskan tiap-tiap kabel agar dapat mudah dipotong.

utp Membuat Jaringan Komputer Peer To Peer

3. Susunlah urutan warna sesuai dengan konfigurasi crossover dan sesuaikan ujung kabel yang akan dipotong dengan konektor yang akan dipasang.

utp3 Membuat Jaringan Komputer Peer To Peer

4. Gunakan tang pemotong atau crimping tools, potonglah ujung kabel secara rata agar kabel mudah dimasukan ke lubang konektor 

crimpingtool2 Membuat Jaringan Komputer Peer To Peer

5. Masukkan ujung kabel yang telah dipotong ke lubang konektor RJ-45 secara bersamaan, kemudian jepit konektor dengan menggunakan crimping tool agar konektor terkunci. 

crimpingtool3 Membuat Jaringan Komputer Peer To Peer

6. Lakukan tes dengan LAN Tester, jika semua lampu indikator menyala berarti semua bagian kabel sudah terpasang dengan benar.
Setelah pembuatan kabel crossover selesai silahkan hubungkan ke kedua komputer, lalu setting masing-masing IP komputer dengan 


Jika semua langkah - langkah merangkai kabel selesai, sekarang lakukan cara selanjutnya yaitu mensetting jaringan :


Mensetting jaringan

1.Klik Start

2.Pilih Control Panel

3.Pilih Network Connections kemudian double klik icon tersebut.

4.Klik kanan LAN(Lokal Area Connections)

5.Klik Properties

6.Klik Internet Protocol(TCP/IP)

7.Klik Properties

8.Klik centang “Use the following IP Address” jika secara manual

9.Isikan IP Address missal: 192.168.222.158

10.Kemudian klik “Subnet Mask” maka secara otomatis akan berisikan alamat IP yang sudah ada pada Windows yaitu:255.255.255.0

11.Isikan Gateway

12.Klik OK

13.Klik Close maka setting jaringan akan terconnectsikan

 

Setelah kita mensetting jaringan maka kita perlu tahu apakah jaringan tadi sudah tersambungkan dengan PC lain atau ke Internet. Cara untuk 

mengecek settingan yang sudah kita buat tadi adalah sebagai berikut:

 

Untuk melihat IP Address yang sudah kita buat tadi dalam sebuah jaringan:

1.Klik Start

2.Pilih Run

3.Ketik “cmd”

4.Tekan Enter

5.Ketik pada C prompt: ipconfig

6.Tekan Enter

7.Maka akan ditampilkan alamat IP Address, Subnet Mask, dan Default Gateway yang sudah kita isikan.

 

Untuk mengecek ketersambungan PC dalam jaringan:

1.Klik Start

2.Pilih Run

3.Ketik “cmd”

4.Ketik pada C prompt: ping IP PC yang lain misal: ping 192.168.222.159

5.Tekan Enter

6.Maka akan ditampilkan pesan apabila pesan “Reply” artinya IP kita sudah ada connect dalam jaringan, apabila pesan “Request timed out” artinya IP kita tidak terconnect dengan jaringan

Catatan: IP untuk deretan yang terakhir setiap computer harus berbeda dan tidak boleh sama.

 

 

Minggu, 11 Agustus 2013

Jaringan Komputer yang paling banyak di gunakan :
1. Topologi Bus
Topologi

Pada Topologi ini digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel Pusat dimana seluruh Workstation dan Server dihubungkan. Merupakan Topologi fisik yang mengunakan Kabel Coaxial dengan mengunakan T-Connector dengan terminal 50 omh pada ujung Jaringan. Topologi Bus mengunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.

Keuntungan :
  • Hemat kabel
  • Layout kabel sederhana
  • Mudah dikembangkan
Kerugian :
  • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
  • Kepadatan lalu lintas
  • Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi
  • Diperlukan repeater untuk jarak jauh
2. Topologi Token Ring (Cincin)


Di dalam Topologi Ring semua Workstation dan Server dihubungakn sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap Workstation atau Server akan menerima dan melewatkan Informasi dari satu komputer ke komputer yang lainnya, bila alamat-alamat yang di maksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan di lewatkan.

Keuntungan :
  • Hemat Kabel
Kerugian :
  • Peka kesalahan
  • Pengembangan jaringan lebih kaku
3. Topologi Star
 


Pada Topologi Star, masing-masing Workstation dihubungkan secara langsung ke Server atau Hub/Swich. Hub/Swich berfungsi menerima sinyal -sinyal dari komputer dan meneruskannya ke semya komputer yang terhubung dengan Hub/Swich tersebut. Jaringan dengan Topologi ini lebih mahal dan cukup sulit pemasangannya . Setiap komputer mempunyai kabel sendiri-sendiri sehingga lebih mudah dalam mencari kesalahan pada jaringan. Kabel yang digunakan biasanya menggunakan Kabel UTP CAT5.

Keuntungan :
  • Paling fleksibel
  • Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
  • Kontrol terpusat
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
  • Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian :
  • Boros kabel
  • Perlu penanganan khusus
  • Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
 4. Topologi Mesh



Jaringan dengan Topologi Mesh mempunyai jalur ganda dari setiap peralatan di jaringan komputer. Semakin banyak komputer yang terhubung semakin sulit untuk pemasangan kabelnya. Karena itu, Topologi Mesh yang murni, yaitu setiap peralatan dihubungkan satu dengan yang lainya.

Kelebihan :
  • Jika ingin mengirimkan data ke komputer tujuan, tidak membutuhkan komputer lain (langsung sampai ke tujuan)
  • Memiliki sifat robust, yaitu : jika komputer A mengalami gangguan koneksi dengan komputer B, maka koneksi komputer A dengan komputer lain tetap baik
  • Lebih aman
  • Memudahkan proses identifikasi kesalahan
Kelemahan :
  • Membutuhkan banyak kabel
  • Instalasi & konfigurasi sulit
  • Perlunya space yang memungkinkan
 5. Topologi Hybrid


Hybrid Network adalah Network yang dibentuk dari berbagai Topologi dan Teknologi. Sebuah Hybrid Network mungkin sebagai contoh, diakibatkan oleh sebuah pengambilan alihan suatu perusahaan. Sehingga, ketika di gabungkan maka teknologi-teknologi yang berbeda tersebut harus digabungkan dalam network Tunggal. Sebuah Hybrid metwork memiliki semua Karakteristik dari topologi yang terdapat dalam jaringan tersebut.

Karena topologi ini merupakan gabungan dari banyak topologi, maka kelebihan / kekurangannya adalah sesuai dengan kelebihan/kekurangan dari masing-masing jenis topologi yang digunakan dalam jaringan bertopologi Hybrid tersebut.

6. Topologi Peer-to-peer Network

 
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat memakai program yang dipasang di komputer Dino, dan mereka berdua dapat
mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan.
Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin membeli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipejari dan dipakai.